Maraknya Pariwisata dan Rekreasi di Daerah Pedesaan ternyata tidak hanya membawa dampak positif yang dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar tetapi di sisi lain ternyata juga membawa dampak negatif. Dari dua sisi tersebut akan diungkapkan seperti di bawah ini :
Yang Pertama dari Bidang Sosial Ekonomi :
Dampak positifnya yaitu :
1. Sebagai lahan dalam upaya menambah pendapatan masyarakat sekitar.
2. Meskipun sudah cenderung menurun tetapi tetap ada efek multiplier.
3. Ketidakseimbangan sosial mulai berkurang.
4. Membuka lapangan pekerjaan yang baru.
5. Mengaktifkan kembali daerah hunian masyarakat.
6. Perbedaan kelamin atau gender dapat diminimalisir.
7. Bila ada daerah yang mengalami depopulasi maka dengan adanya aktivitas pariwisata ini secara tidak langsung juga menguatkan.
Dampak negatifnya yaitu :
1. Pola permintaan yang musiman.
2. Outsourcing, honorer dan lain sebaginya mendapatkan gaji rendah.
3. Inflasi harga lokal.
4. Migrasi tenaga kerja.
5. Kebocoran ekonomi.
6. Memperkuat persepsi perempuan.
7. Akulturasi.
8. Kompleks mandiri dengan link yang lemah terhadap ekonomi lokal.
9. Mendistori pasar perumahan lokal.
10. Mendistori struktur pekerjaan lokal
Yang Kedua dari Segi Bidang Budaya :
Dampak Positif :
1. Menanamkan identitas suatu daerah.
2. Menjaga dan bahkan mengembalikan budaya lokal yang ada.
3. Rasa kebanggaan terhadap budaya lokal meningkat.
4. Harga diri akan suatu daerah meningkat.
Dampak Negatif :
1. Hancurnya budaya asli.
2. Ada distorsi pada suatu daerah atau kebudayaan.
3. Berkurangnya keaslian suatu budaya.
Yang Ketiga dari Segi Dampak Fisik : Built and Natural
Dampak positif :
1. Properti yang terbengkalai dapat dimanfaatkan dan diperbaiki lagi.
2. Adanya kontribusi terhadap konservasi dan perlindungan.
Dampak Negatif :
1. Adanya kemacatan yang diakibatkan padatnya sektor pariwisata.
2. Maraknya polusi udara dan sebagainya.
3. Habitat yang rusak.
4. Pemindahan lahan rumah ke pemukiman yang baru.
Sumber : Robert, L, Hall, D. Rural Tourism and recreation _principles and practice -CABI (table, 1.2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar